Install Linux to USB



Sekarang kita memasuki tutorialnya :
Tahap 1
Merupakan tahap kita dalam memilih Hard Drives, yaitu USB Flash Dsik yang akan kita gunakan. Nah saya sendiri untuk membuat live usb, saya menggunakan USB Flash Disk milik temen saya (yah istilah gampangnya Flash Disk pinjemanlah,,maklum ga modal). Yang terlihat pada Gambar 2.1 itu pada Drive H: Arlonsie-FAT32-1.9 GB.
Merupakan tahap kita dalam memilih Hard Drives, yaitu USB Flash Dsik yang akan kita gunakan. Nah saya sendiri untuk membuat live usb, saya menggunakan USB Flash Disk milik temen saya (yah istilah gampangnya Flash Disk pinjemanlah,,maklum ga modal). Yang terlihat pada Gambar 2.1 itu pada Drive H: Arlonsie-FAT32-1.9 GB.
GAMBAR 2.1
Tahap 2
Dalam tahapan ini kita memilih distro linux yang akan digunakan sebagai OS baru didalam USB. Karena data yang saya miliki hanya berupa file ISO, ya jadi itu saja yang saya gunakan. Maka saya memilih gambar 1 paling kiri dari yang kiri. Lihat Gambar 2.2
Dalam tahapan ini kita memilih distro linux yang akan digunakan sebagai OS baru didalam USB. Karena data yang saya miliki hanya berupa file ISO, ya jadi itu saja yang saya gunakan. Maka saya memilih gambar 1 paling kiri dari yang kiri. Lihat Gambar 2.2
GAMBAR 2.2
Kemudian setelah Gambar ISO di Klip Klik, maka akan muncul pilihan untuk mencari dan mengambil dimana letak file ISO yang kita miliki didalam Harddisk kita...Tentunya saya selalu hapal dimana saya meletakan software-sofware dalam harddisk saya sehingga dapat dengan mudah dan cepat menemukannya. Kemudian
klik open seperti Gambar 2.3
GAMBAR 2.3
Maka setelah itu ada pengecekan seperti gambar 2.4 dan tungguin sampai 100%
GAMBAR 2.4
Tahap 3
Disini terdapat pengaturan untuk space memori yang akan kita gunakan sebagai media penampungan data, konfigurasi yang diubah atau jika ingin menginstall software pada linux USB..
Disini terdapat pengaturan untuk space memori yang akan kita gunakan sebagai media penampungan data, konfigurasi yang diubah atau jika ingin menginstall software pada linux USB..
Jika diperhatikan pada Gambar 2.5 Presistence space memori tersedia dalam 0 MB , maka linux di USB tetap bisa dijalankan tetapi perubahan data di linux tidak akan tersimpan. Serta kita tidak bisa menyimpan data di linux dan mengisntall software tambahan lain.
Nah, memperhatikan hal yang demikian maka inisiatif saya sendiri mengambil sebuah langkah untuk menggeser grafik yang semulanya disebelah kiri pada space 0 MB Gambar 2.5 menjadi dikanan pada space 1060 MB gambar 2.6.
GAMBAR 2.5
GAMBAR 2.6
Tahap 4
Terdapat Opsi yang harus kita tentukan bagaimana baiknya dan bagaimana yang baik , ehh sama saja. Yang pertama apakah file-file yang diuat akan di sembunyikan (hidden), kedua apakah USB akan di format ( semua data akan hilang) dan ketiga untuk membuat versi portable di windows (perlu koneksi internet).
Terdapat Opsi yang harus kita tentukan bagaimana baiknya dan bagaimana yang baik , ehh sama saja. Yang pertama apakah file-file yang diuat akan di sembunyikan (hidden), kedua apakah USB akan di format ( semua data akan hilang) dan ketiga untuk membuat versi portable di windows (perlu koneksi internet).
Nah jika sudah memilih, langsuk ceklis saja,,oke seperti Gambar 2.7
GAMBAR 2.7
Tahap 5
Ada icon halilintar kemudian di klik untuk mengeksekusi programnya seperti Gambar 2.8,,
Ada icon halilintar kemudian di klik untuk mengeksekusi programnya seperti Gambar 2.8,,
Kemudian aktivitas selanjutnya adalah “Menunggu, Santai, bila perlu sambil minum kopi juga tidak apa-apa, karena prosesnya memerlukan waktu yang hampir sama dengan menegguk segelas kopi panas (versi saya)”.
GAMBAR 2.8
Waiting....(bikin kopi dulu)
Waiting.....(minum kopi dulu)
Waiting.....(cari snack)
Waiting....(sambil ol juga gpp, update status + comment status orang)
Nah,,kopi habis programpun jadi!!!
Et! Setelah itu jangan lupa Try It Now juga,,buat pengecekan apakah OS nya sudah jalan atau belum..
Lanjut Yaaa !!!

0 komentar:
Posting Komentar